Kamis, 13 Juli 2017

HUJAN RINDU UNTUKMU

Hujan mulai turun sejak siang tadi. Dan aku masih tetap disini. Didalam kamar ku yang kecil dan sederhana. Sesederhana hatiku yang masih menginginkan kamu. Sama seperti hujan yang turun dengan derasnya hari ini, hatiku pun masih menggebu untuk memilikimu.
Kau seperti air, yang dapat dilihat namun tak dapat ku genggam. Aku bisa merasakan mu, melihat senyummu, mendengar tawamu, namun aku tag mampu menyentuhmu. Aku ingin memilikimu, namun apa dayaku ? Aku tak terbiasa dengan keadaan ini. Meski telah lama aku menjalaninya. Dan aku tetap tag biasa. Sebenarnya aku yakin kamu tau. Tentang semua rasa ini, tentang kesetiaanku pada rasa untuk mu.
Aku tak memilih bahkan aku tag kuasa menolak ketika rasa ini menghinggapiku. Aku tak tau apa yang harus ku lakukan ketika angin membawa rasa ini masuk dan tetap tinggal di hatiku hingga malam ini. Malam yang begitu sunyi. Dingin karna hujan yang tak kunjung reda. Dan karna malam ini aku merindukanmu. Atau lebih tepatnya karna tiap malam aku selalu merindumu. Dan selalu kau tak pernah tau. Hanya secangkir coklat panas serta kertas putih yang jadi saksi atas semua rasa yang menghinggapiku tiap malam, tiap rindu itu datang. Dan itu sakit, sesak di dadaku. Karna kamu…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar